Pemkab OKU Daftarkan 7.433 Pekerja Non ASN ke BPJS Ketenagakerjaan
Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri ST menerima penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. -Prokopim OKU-
BATURAJA, OKES. NEWS- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja dengan mendaftarkan sebanyak 7.433 pekerja non Aparatur Sipil Negara (ASN) ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Program ini merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja.
Informasi tersebut disampaikan saat penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dan Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri ST.
Penyerahan kartu dilakukan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan OKU di ruang induk rumah dinas Bupati OKU pada Senin (2/3/2026) lalu.
BACA JUGA:Lindungi Pekerja Formal dan Informal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkab OKU Selatan
BACA JUGA:Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Cegah Kecelak aan Kerja, Bukan Sekadar Urus Klaim
Para pekerja non ASN yang didaftarkan melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) OKU tersebut meliputi RT, RW, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, perangkat desa, hingga Bupati dan Wakil Bupati OKU.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati OKU Marjito Bachri juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) serta beasiswa kepada ahli waris penerima manfaat dengan total sebesar Rp42 juta.
“Alhamdulillah, dari laporan Kepala BPJS Ketenagakerjaan tadi disampaikan bahwa Pemkab OKU telah mendaftarkan 7.433 pekerja non ASN. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ujar Marjito Bachri.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan kemudahan bagi para pekerja saat membutuhkan perlindungan jaminan sosial.
Pemerintah Kabupaten OKU juga berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan program BPJS Ketenagakerjaan setiap tahunnya.
BACA JUGA:Gencar Sosialisasikan Cara Daftar BPJS Kesehatan ke Masyarakat
BACA JUGA:Tunggakan Iuran Peserta BPJS Dihapus? Tunggu Putusan Prabowo
“Kami tentu sangat mendukung program ini. Manfaatnya sudah dirasakan masyarakat, bahkan anak dari salah satu perangkat desa di Desa Tanjung Baru mendapatkan beasiswa dari program ini. Ke depan kita akan melihat kemungkinan mengikuti program lainnya,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

