Snapdragon X2 Plus vs X2 Elite, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop 2026?

Snapdragon X2 Plus vs X2 Elite, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop 2026?

laptop Windows (Foto istimewa)--

OKES.NEWS - Persaingan laptop Windows berbasis ARM makin panas menjelang 2026. Setelah generasi pertama cukup sukses, kini Snapdragon X2 Elite hadir sebagai amunisi baru untuk mengguncang pasar laptop tipis dan ringan. Chip terbaru dari Qualcomm ini tak cuma menjanjikan efisiensi daya, tapi juga lonjakan performa besar yang bikin laptop Windows makin kompetitif melawan arsitektur tradisional.

Performa Naik Drastis, Siap untuk AI dan Gaming Ringan

Generasi kedua Snapdragon X disebut membawa peningkatan performa CPU hingga 75% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Tak hanya itu, performa GPU per watt diklaim meningkat lebih dari dua kali lipat. Artinya, laptop berbasis ARM kini bukan cuma kuat untuk kerja kantoran dan browsing, tapi juga mulai nyaman untuk editing ringan, multitasking berat, hingga gaming kasual.

Yang menarik, lini ini sudah sepenuhnya masuk kategori Copilot+ PC dengan dukungan NPU hingga 45 TOPS. Fitur AI di Windows 11 pun bisa berjalan lebih optimal tanpa menguras baterai. Inilah yang membuat Snapdragon X2 Elite disebut sebagai chip yang benar-benar “AI-ready” untuk era komputasi modern.

Lenovo dan Dell Jadi Pelopor

Salah satu laptop yang paling mencuri perhatian adalah Lenovo Yoga Slim 7x. Laptop 14 inci dengan layar 2.8K OLED ini memakai varian 18-core dan mendukung RAM hingga 32GB LPDDR5X serta storage 2TB PCIe Gen4. Klaim daya tahan baterainya bahkan tembus hingga 29 jam—angka yang sulit ditandingi laptop x86 di kelasnya.

Selain Lenovo, Dell juga dikabarkan menyiapkan lini Dell XPS 13 dan XPS 14 dengan Snapdragon X Gen2 ber-TDP 20–25W. Fokusnya tetap pada desain premium, performa efisien, dan pengalaman Windows yang lebih responsif.

Ada Versi Lebih Terjangkau

Tak hanya kelas flagship, Qualcomm juga menghadirkan varian entry level seperti Snapdragon X (X1-26-100). Chip 8-core ini menyasar laptop harga di bawah 800 dolar AS, tetap mendukung Wi-Fi 7, USB4, bahkan opsi 5G. Performanya diklaim dua kali lebih kencang dibanding Intel Core 5 di kelas yang sama dengan konsumsi daya lebih rendah.

Dengan lebih dari 100 desain Copilot+ PC diproyeksikan meluncur sepanjang 2026, ekosistem Windows berbasis ARM jelas makin matang. Tahun ini bisa jadi momen penting di mana laptop ARM bukan lagi alternatif, tapi pilihan utama bagi pengguna yang butuh performa kencang, AI canggih, dan baterai super awet dalam satu paket.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: