Hindari 8 Makanan Ini Agar Asam Lambung Tidak Kambuh Saat Puasa

Hindari 8 Makanan Ini Agar Asam Lambung Tidak Kambuh Saat Puasa

Ilustrasi Gorengan -istock-

Cokelat mengandung lemak dan kakao yang dapat memicu refluks. Selain itu, beberapa senyawa di dalamnya juga dapat membuat otot katup lambung lebih rileks sehingga asam lebih mudah naik.

BACA JUGA:Manfaat Puasa yang Jarang Disadari untuk Tubuh dan Pikiran

BACA JUGA:Rahasia Puasa untuk Menjaga Asam Lambung Tetap Stabil

5. Daging Tinggi Lemak

Daging berlemak membutuhkan waktu cerna lebih lama. Proses ini dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperbesar risiko munculnya rasa tidak nyaman di dada atau perut.

6. Minuman Berkafein

Kafein dapat mengendurkan otot sfingter esofagus bagian bawah, sehingga asam lambung lebih mudah naik. Selain kopi, minuman seperti teh, soda berkafein, dan minuman energi juga sebaiknya dibatasi.

7. Minuman Bersoda

Minuman berkarbonasi dapat meningkatkan tekanan di lambung serta memicu refluks. Efeknya, perut terasa kembung dan sensasi panas di dada lebih mudah muncul.

8. Makan dalam Porsi Besar

Langsung makan banyak saat berbuka dapat meregangkan lambung dan memberi tekanan pada katup lambung. Kondisi ini memudahkan asam naik ke kerongkongan.

BACA JUGA:Pilihan Takjil Sehat agar Buka Puasa Tetap Nikmat dan Tubuh Tetap Fit

BACA JUGA:7 Menu Buka Puasa Rumahan Sehat dan Lezat untuk Keluarga

Karena itu, sebaiknya mulai berbuka dengan porsi kecil terlebih dahulu, lalu lanjutkan makan utama secara bertahap.

Mengatur jenis dan porsi makanan adalah kunci agar puasa tetap nyaman meski memiliki riwayat asam lambung. Dengan memilih menu yang lebih ramah bagi lambung, kamu bisa menjalani puasa tanpa gangguan dan tetap berenergi sepanjang hari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: