Tips Mengolah Kolang-Kaling Supaya Empuk dan Tidak Berlendir

Tips Mengolah Kolang-Kaling Supaya Empuk dan Tidak Berlendir

Ilustrasi kolang kaling yang empuk dan tidak berlendir. -halodoc.com-

Keempat, kolang-kaling dikenal ampuh meredakan panas dalam. Dengan kandungan air mencapai sekitar 93 persen, biji aren ini memberikan efek menyegarkan sekaligus membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Kelima, kolang-kaling cocok dijadikan menu pendukung diet selama Ramadan. Kandungan lemak dan kalorinya yang rendah, ditambah serat tinggi, membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Lalu, bagaimana cara mengolah kolang-kaling agar bebas lendir dan tidak keras saat disantap?

Langkah awal, cuci kolang-kaling di bawah air mengalir hingga bersih. Setelah itu, rendam dalam air bekas cucian beras selama 30 hingga 60 menit. 

BACA JUGA:Resep Kolak Pisang Gula Merah dan Kisah Sejarahnya

BACA JUGA:Resep Kolak Biji Salak Praktis untuk Teman Berbuka Puasa

Air beras mengandung pati alami yang efektif menghilangkan lendir sekaligus mengurangi aroma asam.

Usai perendaman, lanjutkan ke proses perebusan. Sous Chef Hermawan dari Hotel Aston Serang menyarankan agar kolang-kaling direbus ulang untuk memastikan kebersihannya menyeluruh. 

Menurutnya, pencucian saja tidak cukup untuk menghilangkan sisa kotoran.

Setelah air mendidih, masukkan kolang-kaling dan rebus selama sekitar 15–20 menit hingga teksturnya menjadi empuk. Setelah matang, segera angkat dan bilas dengan air dingin.

Tahap ini sangat penting karena air dingin berfungsi menghentikan proses pemasakan, sehingga kolang-kaling tidak saling menempel dan tetap kesat.

BACA JUGA:Resep Kolak Pisang Gula Merah dan Kisah Sejarahnya

BACA JUGA:Resep Kolak Biji Salak Praktis untuk Teman Berbuka Puasa

Setelah melalui seluruh proses tersebut, kolang-kaling siap diolah menjadi berbagai menu takjil. Jika ingin dijadikan manisan, cukup rendam dalam larutan sirup sesuai selera.

Selain menambah cita rasa, gula juga berperan sebagai pengawet alami sehingga manisan kolang-kaling dapat bertahan lebih lama saat disimpan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: