PHR Regional 1 Sumatra Raih Sertifikat ISO 9001:2015

PHR Regional 1 Sumatra Raih Sertifikat ISO 9001:2015

Direktur Utama PHR Regional 1 Muhamad Arifin menerima sertifikat ISO 9001:2015 yang diserahkan oleh ountry Head of Business Assurance TUV SUD Indonesia, Unggul Prabowo. -Pertamina-

BACA JUGA:Dorong Transparansi, Pertamina Edukasi Jurnalis Lewat Program KUPAT LIMAS

Arifin menegaskan bahwa momentum ini harus dimaknai sebagai komitmen bersama agar seluruh aktivitas operasional berjalan selaras dengan prinsip-prinsip ISO 9001. 

Ia juga menekankan pentingnya penandatanganan Kebijakan Mutu oleh pimpinan tertinggi sebagai wujud nyata leadership commitment dan penyelarasan visi dalam implementasi Sistem Manajemen Mutu di seluruh organisasi. 

Dokumen tersebut menjadi pedoman kerja yang wajib dipahami serta diterapkan oleh seluruh pekerja dan mitra kerja.

Sementara itu, Country Head of Business Assurance TUV SUD Indonesia, Unggul Prabowo, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan PHR Regional 1 meraih sertifikasi ISO 9001:2015. 

Ia menyampaikan bahwa proses menuju sertifikasi bukanlah hal sederhana, karena membutuhkan tahapan mulai dari peningkatan kesadaran, pengembangan sistem, review, hingga audit yang umumnya memakan waktu sedikitnya enam bulan dengan komitmen yang kuat.

BACA JUGA:OKU Timur Jadi Lokasi Survei Migas Pertamina EP

BACA JUGA:Pertamax Masih Langka, Pertamina Sumbagsel Klaim Stok Aman

Unggul menjelaskan, ISO 9001 dibangun di atas tujuh prinsip utama, yaitu customer focus, leadership, engagement of people, process approach, improvement, evidence-based decision making, dan relationship management. 

Ia menambahkan bahwa memperoleh sertifikasi hanyalah langkah awal; tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi penerapan agar sistem tetap berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam praktiknya, PHR Regional 1 menerapkan pendekatan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act). Tahap Plan dimulai dari penetapan Kebijakan Mutu serta identifikasi risiko. 

Tahap Do diwujudkan melalui implementasi sistem dan Standar Tata Kerja. Selanjutnya, tahap Check dilakukan lewat audit internal serta tinjauan manajemen. 

Adapun tahap Act diimplementasikan melalui tindakan korektif dan upaya peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Kelangkaan Pertamax di OKU, Antrean Panjang, Pertashop Tutup, Pertamina Bungkam!

BACA JUGA:Pasokan BBM Subsidi ke SPBU Lubuk Batang OKU Dihentikan Pertamina, Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: