Program MBG di OKU Selatan Disorot, Menu Dinilai Jauh dari Standar Gizi
Program MBG di OKU Selatan Disorot, Menu Dinilai Jauh dari Standar Gizi-Istimewa-
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai kualitas pelaksanaan MBG di OKU Selatan.
Program yang diharapkan menjadi solusi peningkatan gizi, khususnya di bulan Ramadan, justru memunculkan berbagai pertanyaan.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai persoalan tersebut diduga terjadi akibat lemahnya pengawasan serta belum optimalnya penerapan standar operasional di lapangan.
BACA JUGA:Bupati OKU Minta Penyajian MBG layak konsumsi
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Lakukan Monev Pembangunan IPAL di Dapur MBG
Mereka menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Karena menggunakan anggaran negara, program ini harus dijalankan secara transparan dan akuntabel sesuai standar yang berlaku. Jangan sampai tujuan baik pemerintah tercoreng akibat pelaksanaan yang kurang maksimal,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa standar makanan bergizi harus benar-benar diterapkan dengan memperhatikan keseimbangan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Selain itu, faktor kebersihan, keamanan pangan, serta tata cara penyajian perlu menjadi prioritas utama.
Masyarakat turut mendesak adanya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran MBG. Transparansi dianggap penting agar publik mengetahui besaran biaya per porsi dan memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
BACA JUGA:Tiga Desa Belum Mendapat Program MBG, Siswa Kecewa
BACA JUGA:Minta Evaluasi Total Usai Temuan Sayur Basi di Program MBG
“Jika anggarannya transparan dan pengawasan dilakukan secara ketat, kualitas makanan tentu dapat lebih terjamin. Kami berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan perbaikan,” tegas warga.
Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang krusial dalam menjaga kecukupan nutrisi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Asupan makanan bergizi sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: