Jaga Ikon Kota Tetap Asri, Gelar Aksi Bersih Lapter Muaradua
Jaga ikon kota tetap Asri, DLH OKU Selatan gelar aksi bersih Lapter Muaradua. -Istimewa-
OKES. NEWS- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar kegiatan gotong royong pembersihan sampah di kawasan Lapangan Terbang (Lapter) Muaradua, Jumat pagi (27/02/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga keindahan dan kenyamanan ruang terbuka publik yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun bersosialisasi.
Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Selatan, Hj. Meiliasari, S.Kep., MM, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dan petugas kebersihan.
Sejak pagi hari, para peserta telah berkumpul di lokasi untuk melakukan pembersihan menyeluruh di area lapangan dan sekitarnya.
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Ingatkan Dapur MBG Kelola Limbah dengan Benar
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Sampah Nataru, DLH OKU Selatan Siagakan Pasukan Kuning di Kawasan Wisata
Dalam kegiatan tersebut, petugas membersihkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas, kemasan makanan, rumput liar, hingga sisa sampah rumah tangga yang berserakan.
Sampah yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam kantong besar dan diangkut menggunakan armada kebersihan DLH menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Hj. Meiliasari menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, kawasan Lapter merupakan salah satu ruang publik ikonik di Muaradua yang perlu dijaga kebersihan dan keasriannya agar tetap aman serta nyaman digunakan.
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Lakukan Monev Pembangunan IPAL di Dapur MBG
BACA JUGA:Cegah Pencemaran, DLH OKU Selatan Beri Perhatian Khusus Limbah Dapur MBG
“Gotong royong ini adalah bagian dari komitmen DLH dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Lapter sering digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan menjaganya,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan kebersihan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: