Siswa SMP di Kabupaten OKU Mulai Simulasi ANBK Secara Daring

Siswa SMP di Kabupaten OKU Mulai Simulasi ANBK Secara Daring

ANBK : Hanival AMd, proktor SMP Negeri 13 OKU saat memantau siswa yang melaksanakan simulasi ANBK yang dilaksanakan di SMP Negeri 13 OKU. foto : ist--

OKES.DISWAY.ID.OKU - Tahun 2021 lalu Kemendikbud secara resmi akan mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN). AN terdiri atas tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Untuk itu SMPN 13 OKU melaksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara online di ruang komputer.

 

Simulasi bertujuan untuk memperkenalkan bentuk soal ANBK yang berupa soal AKM, survei karakter, survei lingkungan belajar, dan cara menggunakan perangkat komputer agar saat pelaksanaannya peserta didik dapat melaksanakan dengan lancar dan sukses

 

"Dari 342 siswa kelas VIII yang dipilih oleh Kemendikbud untuk mengikuti Kegiatan Simulasi ANBK Tahun 2021 hanya 50 siswa saja dan mereka sebagai sample atau perwakilan. ANBK merupakan Assesmen Nasional Berbasis Komputer yang merupakan pengganti UNBK sebagai penilaian terhadap mutu sekolah yang bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik esensial suatu sekolah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter siswa," jelas Kepala SMP Negeri 13 OKU, Marzuan SPd MM melalui Hanival AMd, proktor SMPN 13 OKU.

 

Hanival mengatakan, bahwa pelaksanaan ANBK dilaksanakan 4 hari yang materi ujinya adalah AKM Literasi-Numerasi yang beriisikan soal-soal yang terkait literasi dan numerasi, survei karakter dan survei lingkungan belajar.

 

"Kegiatan ANBK dimulai pukul 08.00 WIB,  alhamdulillah berjalan dengan lancar dan peserta didik dapat menyelesaikan ANBK dengan baik," ujarnya.

 

Indah Sri Mulyani Gionata yang merupakan siswa kelas VIII SMPN 13 OKU yang mengikuti simulasi ANBK, semuanya berjalan dengan lancar, hanya memang ada kendala sedikit saat pelaksanaan.

 

"Kalau untuk soal - soal, jaringan alhamdulilah berjalan dengan lancar. Hanya saja memang kekurangan komputer, jadi kita saling bergantian untuk mengerjakan soal - soal tersebut. Tapi kita bersyukur terpilih untuk mengikuti simulasi ini, karena menambah pengetahuan. Apalagi saat ini sudah belajar tatap muka, terakhir tatap muka kelas 5 SD semester 2. Jelas lebih suka tatap muka langsung lebih efektif, ketemu guru langsung, salah satunya bisa mengikuti simulasi ANBK ini," ungkap Indah. (jpn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: