Oknum Anggota KPI Diduga Terlibat Transaksi Narkoba

Oknum Anggota KPI Diduga Terlibat Transaksi Narkoba

ilustrasi--

JAKARTA-Oknum anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diduga kuat terlibat dalam transaksi Narkotika.

Kombes Zain Dwi Nugroho selaku Kapolres Metro Tangerang Kota mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan KPI soal adanya dugaan anggota yang terlibat.

"Terkait adanya informasi dugaan oknum anggota KPI terlibat terlibat transaksi narkoba,, kami saat ini sedang koordinasi dengan pihak KPI untuk memastikannya. Silahkan dapat hubungi pihak humas atau komisioner KPI untuk konfirmasi lebih lanjut," kata kepada awak media, Rabu 7 Juni 2023.

Diungkapkannya, semua bermula awal Mei 2023 saat pihaknya mendapat informasi adanya transaksi narkoba jenis ganja melalui Instagram yang dikirim lewat paket.

Kemudian pada 8 Mei 2023 di Perumahan Ciledug Indah, Karang Tengah, Kota Tangerang, pihaknya mengamankan ER (17).

BACA JUGA:Pria Bawa Ganja 30 kilogram Ditangkap di Palembang, Hendak Diselundupkan Tujuan Bandung

BACA JUGA:Geger, Pasta Gigi Ekstrak Daun Ganja untuk PM Malaysia Dikirim dari Indonesia

Dijelaskannya, ER menerima paket tiga bungkus plastik hitam lakban coklat berisi 2,7 kilogram diduga narkoba jenis ganja.

"Dari pengakuannya, paket tersebut dikirim pamannya atas nama HDM (24 tahun) ke alamat ER mengaku berisi sparepart motor melalui komunikasi lewat handphone," jelasnya.

BACA JUGA:Apa Bedanya Niat Sholat Idul Adha 2023 Saat Berjamaah atau Sendiri?. Lengkap dengan Tata caranya

Selanjutnya pihaknya mengembangkan hal itu. Dimana, rumah milik HDM digeledah di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan menemukan paket ganja 0,8 kilogram.

"Pada waktu yang sama, Sat Resnarkoba juga berhasil mengamankan TMR (20 tahun) di Cisoka Tangerang dengan barang bukti sembilan bungkus berlakban coklat berisi 0,8 kg dan MA (25 tahun) di Legok Kabupaten Tangerang dengan barang bukti satu bungkus plastik putih berlakban coklat berisi 88, 4 gr narkoba jenis ganja," tandasnya.(DNN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: