Flu pada Anak dan Risiko Komplikasi, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi Flu pada Anak dan Risiko Komplikasi -shutterstock-
OKES.NEWS - Flu merupakan penyakit yang sering muncul pada waktu-waktu tertentu dalam setahun dan bisa menyerang siapa saja, terutama anak-anak serta orang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Pada kebanyakan kasus, flu bisa membaik dengan perawatan sederhana di rumah, seperti cukup istirahat dan asupan cairan yang cukup.
Namun, ketika flu dialami oleh anak, wajar jika orang tua merasa khawatir, apalagi saat cuaca sedang tidak menentu. Lalu, sebenarnya kapan kondisi flu pada anak perlu diperiksakan ke dokter?
Tanda-Tanda Flu pada Anak yang Perlu Diperiksa ke Dokter
Jika bayi mengalami flu, sebaiknya orang tua segera memberikan perawatan sejak awal. Untuk bayi di bawah usia 6 bulan, pastikan ia tetap mendapatkan ASI secara eksklusif. Sementara itu, pada anak yang usianya sekitar 5 tahun atau lebih, pemeriksaan ke dokter perlu dipertimbangkan bila keluhan flu tidak kunjung membaik atau justru semakin berat.
Orang tua tidak perlu langsung panik saat anak terserang flu. Namun, tetap penting untuk memantau kondisinya dengan saksama. Segera bawa anak ke dokter bila muncul tanda-tanda berikut:
BACA JUGA:Mengenal Flu Burung: Penyakit dari Unggas yang Bisa Mengancam Nyawa
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Flu Saat Hamil Bisa Bawa Dampak Jangka Panjang
Demam tinggi dengan suhu di atas 38°C yang tidak kunjung turun.
Nafsu makan menurun drastis.
Mengalami gangguan pernapasan, seperti napas pendek, berbunyi, atau tampak sesak.
Muntah-muntah atau bibir tampak kebiruan.
Mengeluh nyeri terus-menerus di kepala, perut, telinga, atau tenggorokan terasa sangat kering.
Batuk tidak membaik setelah lebih dari tiga hari atau sampai membuat anak tersedak.
Leher terasa kaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: