Bahaya Kelebihan Oli Mesin pada Motor Bekas
Ilustrasi isi oli mesin pada motor bekas. -wahanahonda.com-
OKES. NEWS- Mengganti oli mesin secara rutin merupakan hal wajib bagi pemilik motor, terutama motor bekas, agar performa tetap optimal dan mesin lebih awet.
Namun, ada satu hal yang sering disalahpahami, yaitu anggapan bahwa mengisi oli lebih banyak dari takaran pabrikan bisa membuat mesin lebih dingin dan pelumasan semakin maksimal.
Mitos ini sudah lama beredar di kalangan pengguna motor.
Padahal, mengisi oli melebihi kapasitas yang direkomendasikan justru dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.
Menurut Harry Anggi, mekanik dari bengkel R59 Racing yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan, penggunaan oli yang berlebihan bisa membuat suhu mesin meningkat meskipun spesifikasi olinya sama.
BACA JUGA:7 Rekomendasi Outfit Warna Marun untuk Imlek dari Brand Lokal, Stylish dan Elegan!
BACA JUGA:Perkuat Transparansi Anggaran Lewat Pelatihan Analisis Standar Belanja
Sebagai contoh, pada motor Honda CRF150 dengan spesifikasi oli 10W-30 dan kapasitas sesuai anjuran pabrikan sebanyak 1 liter, suhu mesin tercatat sekitar 139 derajat Celcius saat digunakan.
Namun ketika volume oli ditambah menjadi 1,2 liter dengan spesifikasi yang sama, suhu mesin justru naik hingga mencapai 152 derajat Celcius.
Kenaikan suhu tersebut terjadi karena pompa oli harus bekerja lebih keras saat volume oli melebihi batas yang ditentukan.
Beban kerja pompa yang lebih berat ini turut memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.
Tak hanya berdampak pada suhu, penggunaan oli yang terlalu banyak juga bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
BACA JUGA:HUT Persit ke-80, Gelar Donor Darah Massal Bantu Stok PMI
BACA JUGA:Resep Kolak Pisang Gula Merah dan Kisah Sejarahnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: