Dilatih Olah Ikan Asap Mujair Danau Ranau, Siap Tembus Pasar Luas
UMKM Sipatuhu II dilatih olah ikan asap mujair Danau Ranau, siap tembus pasar luas. -Hos-
OKES. NEWS- Pemerintah Desa Sipatuhu II, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, terus memperkuat langkah dalam mengembangkan perekonomian warga melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah menggelar pelatihan pengolahan kuliner Ikan Asap Mujair Danau Ranau bagi kelompok UMKM pada Minggu (15/02/2026).
Pelatihan tersebut melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, serta kelompok usaha produktif di Desa Sipatuhu II.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, kreativitas, dan pemahaman masyarakat dalam mengolah ikan mujair, komoditas yang melimpah di kawasan Danau Ranau.
BACA JUGA:Grasstrack Open LSM Harimau Dorong Bakat Pemuda dan UMKM
BACA JUGA:Shopee secara Global Rayakan Satu Dekade Berdayakan UMKM dengan Bisnis Lokal
Dengan teknik pengolahan yang lebih baik, ikan mujair diharapkan memiliki nilai jual lebih tinggi serta mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Sebagai narasumber utama, Abdurrahman, S.Pd., M.M., Kepala Dinas UMKM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menyampaikan materi secara menyeluruh.
Ia menjelaskan tahapan pengolahan ikan asap yang higienis dan sesuai standar keamanan pangan, teknik pengemasan yang menarik dan tahan lama, hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar lokal maupun regional.
Kepala Desa Sipatuhu II, Dedi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam memaksimalkan potensi sumber daya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Dorong UMKM OKU Timur Urus Perizinan
BACA JUGA:Dorong Ribuan UMKM Urus Legalitas Usaha
Menurutnya, melimpahnya ikan mujair di Danau Ranau harus diimbangi dengan inovasi dalam pengolahan agar memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Ia berharap melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM dapat menghasilkan produk ikan asap mujair yang berkualitas, higienis, dan memiliki cita rasa khas daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: