BPBD OKU Pulihkan Akses Jalan Pengandonan–Ulu Ogan usai Diterpa Longsor
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, bergerak cepat membersihkan material tanah longsor yang menutup ruas jalan Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pengandonan, agar tidak mengganggu aktivitas masya--
BATURAJA, OKES.NEWS – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, bergerak cepat membersihkan material tanah longsor yang menutup ruas jalan Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pengandonan, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Kepala BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi, di Baturaja, Minggu, mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu (21/2) sore pukul 17.00 WIB hingga malam hari menyebabkan runtuhnya bebatuan dan material tanah dari atas bukit.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut sempat menutup ruas jalan penghubung Kecamatan Pengandonan menuju Kecamatan Ulu Ogan, sehingga menghambat arus kendaraan roda dua maupun roda empat.
BACA JUGA:Ajak Warga Jaga Kamtibmas Selama Ramadan 2026
BACA JUGA:Balap Liar Marak Saat Ramadan, 27 Motor Diamankan Polisi di Prabumulih
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun longsor sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan di jalur tersebut,” ujarnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, tim BPBD OKU langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi material longsor agar akses transportasi kembali normal.
Dalam proses penanganan, BPBD mengerahkan satu unit alat berat guna mengangkut tanah dan bebatuan ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan. Upaya tersebut dilakukan secara intensif agar jalur vital antar kecamatan itu dapat segera difungsikan kembali.
“Proses evakuasi sudah rampung dan aktivitas masyarakat telah normal kembali seperti semula,” jelasnya.
Selain melakukan pembersihan, BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama ketika curah hujan tinggi kembali terjadi.
Sebagai langkah mitigasi, petugas turut memasang rambu-rambu peringatan dini di sekitar lokasi terdampak. Pemasangan rambu tersebut bertujuan memberikan edukasi dan peringatan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada ketika melintas, khususnya saat hujan turun, demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: