Rahasia Tetap Segar Saat Puasa di Cuaca Panas
Ilustrasi Tetap Segar Saat Puasa di Cuaca Panas -shutterstock-
OKES. NEWS- Berpuasa dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama jika dijalani saat cuaca panas atau suhu lingkungan tinggi. Kondisi ini bisa memicu rasa lelah, pusing, hingga mual. Beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami dehidrasi antara lain anak-anak, lansia, pengidap diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit kronis lainnya, serta orang yang beraktivitas fisik di bawah terik matahari.
Selain itu, kondisi kesehatan seperti diare, muntah, demam tinggi, atau frekuensi buang air kecil yang meningkat juga dapat memperbesar risiko kekurangan cairan.
Dehidrasi berat biasanya ditandai dengan mulut sangat kering, kulit tampak kering dan keriput, tubuh terasa sangat lemah, sulit fokus, mudah mengantuk, jarang buang air kecil, sembelit, hingga gangguan irama jantung.
Cara Mencegah Dehidrasi Selama Puasa
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
BACA JUGA:Rahasia Tetap Produktif Meski Berpuasa Seharian
BACA JUGA:Proses Adaptasi Tubuh Saat Puasa yang Jarang Disadari
1. Penuhi Kebutuhan Cairan di Waktu yang Tepat
Usahakan minum sekitar 8–12 gelas air dari waktu berbuka hingga sahur. Air hangat cenderung lebih mudah diserap tubuh dibandingkan air dingin. Mengonsumsi sup, buah, dan sayuran tinggi air seperti semangka, mentimun, tomat, dan anggur juga membantu menjaga keseimbangan cairan.
2. Kurangi Garam dan Bumbu Berlebihan
Asupan garam yang terlalu banyak dapat memicu rasa haus berlebihan. Oleh karena itu, batasi penggunaan garam saat memasak atau saat menambahkan bumbu pada makanan.
3. Batasi Makanan Tinggi Gula
Permen atau makanan manis dapat meningkatkan rasa haus karena kandungan gulanya tinggi. Sebagai alternatif, pilih buah segar yang tidak hanya manis alami tetapi juga mengandung banyak cairan.
4. Hindari Kafein dan Nikotin
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: