Proses Adaptasi Tubuh Saat Puasa yang Jarang Disadari

Proses Adaptasi Tubuh Saat Puasa yang Jarang Disadari

Ilustrasi Proses Adaptasi Tubuh Saat Puasa -net-

OKES.NEWS- Berpuasa berarti tubuh tidak menerima makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Perubahan ini tentu membawa dampak besar pada kondisi fisik, terutama di awal masa puasa ketika tubuh masih menyesuaikan diri. Rasa lemas, pusing, atau mudah lelah adalah hal yang wajar terjadi pada hari-hari pertama. Namun, jika dilakukan dengan pola yang sehat, puasa justru dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Untuk memahami manfaat tersebut, penting mengetahui apa saja proses yang terjadi di dalam tubuh selama berpuasa. Perubahan pola makan, waktu tidur, serta kebiasaan harian memicu penyesuaian pada berbagai sistem tubuh, mulai dari fungsi organ, komposisi darah, hingga keseimbangan zat kimia di dalam tubuh. Proses adaptasi ini dikenal sebagai fisiologi puasa.

Perubahan Fungsi Organ Saat Puasa

1. Mulut

Walaupun tidak ada asupan cairan, kelenjar ludah tetap memproduksi air liur. Hal ini membantu menjaga kelembapan rongga mulut sekaligus mengurangi risiko bau mulut.

2. Lambung

Saat berpuasa, produksi asam lambung cenderung menurun. Mekanisme ini berfungsi melindungi dinding lambung karena tidak ada makanan yang perlu dicerna.

BACA JUGA:Bukan Hanya Diet, Ini Cara Sehat Menambah Berat Badan Saat Puasa

BACA JUGA:Tips Jaga Tenggorokan Tetap Sehat Selama Puasa

3. Hati (Liver)

Hati berperan penting sebagai sumber energi awal dengan memecah cadangan gula (glikogen) yang tersimpan untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

4. Pankreas

Produksi insulin berkurang selama puasa. Kondisi ini memberi sinyal pada hati untuk menggunakan cadangan energi yang ada. Selain itu, produksi cairan pencernaan juga menurun.

5. Usus Kecil

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: