Risa Amel Jajal Genre Hipdut, Siap Tinggalkan Zona Nyaman Dangdut Klasik
Risa Amel jajal genre Hipdut, siap tinggalkan zona nyaman dangdut klasik. -Instagram @risa_amell-
OKES. NEWS - Penyanyi dangdut yang dikenal sebagai jebolan ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Risa Amel, kini mulai mencoba warna baru dalam perjalanan karier musiknya. Selama ini ia identik dengan lagu-lagu dangdut klasik, namun kini ia tertarik menjajal genre Hipdut, perpaduan hiphop dan dangdut yang tengah populer di media sosial.
Belakangan, lagu-lagu dengan nuansa Hipdut memang kerap viral dan sering digunakan sebagai latar berbagai konten di platform digital, khususnya oleh kalangan remaja. Melihat perkembangan tersebut, Risa Amel merasa perlu menyesuaikan diri dengan tren yang sedang berkembang di industri musik.
Sebagai seorang musisi dangdut, Risa mengaku tidak ingin terlalu terpaku pada idealisme. Menurutnya, mengikuti selera pasar juga menjadi hal penting agar tetap relevan di tengah perubahan tren musik.
“Sebagai musisi tentu aku tidak bisa terlalu idealis. Harus bisa mengikuti apa yang sedang ramai saat ini. Di genre Hipdut ini aku merasa masih bisa mengeksplorasi ciri khas suara aku sendiri,” ungkap Risa Amel.
BACA JUGA:Fera Muhammad Ali Rilis Single Religi Cahaya Ramadhan
BACA JUGA:Comeback Setelah 3 Tahun, Rafael Tan Rilis Single ‘Aku Sayang Kamu’ dengan Sentuhan Baru
Ia menilai genre Hipdut tetap memberikan ruang bagi karakter vokal dangdut yang telah menjadi identitasnya. Perpaduan dengan unsur hiphop justru membuat musiknya terdengar lebih modern, segar, dan penuh energi.
Meski demikian, beradaptasi dengan genre baru bukan hal yang mudah bagi Risa. Ia mengaku harus keluar dari zona nyaman karena selama ini lebih terbiasa membawakan dangdut klasik.
“Prosesnya cukup menantang karena dasar musik aku memang dangdut klasik, ditambah lingkungan pertemanan juga kebanyakan dari dunia dangdut. Jadi aku harus banyak mencari referensi supaya tahu seperti apa cara bernyanyi Hipdut yang tepat dan bagaimana stylenya,” jelasnya.
Untuk mendalami genre tersebut, Risa mempelajari berbagai referensi, mulai dari teknik vokal hingga gaya penampilan di atas panggung yang sesuai dengan karakter musik Hipdut.
BACA JUGA:Setelah Hiatus 2 Tahun, Papinka Kembali dengan Single “Cinta Berakhir Luka”
BACA JUGA:Debut Widya Wirayanti di Industri Musik, Rilis Single “Saling Jaga”
Perubahan yang ia lakukan tidak hanya pada musik, tetapi juga pada sisi branding. Risa menyadari bahwa citra dan penampilannya perlu disesuaikan dengan konsep musik yang kini ia usung.
“Tantangan terbesar justru di bagian branding. Mulai dari gaya berpakaian, konten yang diunggah di media sosial, sampai cara membawa diri juga harus menyesuaikan,” kata Risa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

