Bupati OKU Harapkan Bansos PKH, BPNT dan Sembako Kepada 612 KPM Dimanfaatkan Optimal
Pemerintah Kabupaten OKU mulai menyalurkan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026. Sebanyak 612 KPM menerima bantuan untuk mendukung kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.-KOMINFO PEMKAB OKU-
BATURAJA, OKES.NEWS – Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako Tambahan tahap pertama periode Januari–Maret 2026 mulai dilaksanakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, di Kantor Pos Baturaja, Kamis (26/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, baik jajaran Kantor Pos maupun Dinas Sosial, atas kelancaran proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia tersebut bertujuan membantu masyarakat pra sejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan taraf hidup.
“Dari data yang saya terima, pembagian ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan yang dibagi dalam empat titik. Untuk Kecamatan Kota sendiri terdapat 430 KPM, Kantor Pos Unit Pengandonan 61 KPM, Unit Peninjauan 85 KPM, serta Unit Batumarta sebanyak 36 KPM,” jelasnya.
BACA JUGA:Ditertibkan, Satpol PP OKU Angkut Gerobak Pedagang yang Membandel di Taman Kota
Secara keseluruhan, sebanyak 612 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan yang tersebar di berbagai wilayah di OKU.
Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, dan pendidikan masyarakat penerima.

Teddy Meilwansyah turun langsung memantau penyerahan bansos di kantor Pos Indonesia. Kamis, 26 Maret 2026.-KOMINFO PEMKAB OKU-
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga serta meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan prioritas dan memberi manfaat nyata bagi keluarga penerima. Kepada petugas penyalur, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten OKU juga berkomitmen untuk mendukung keberhasilan program ini melalui validasi data agar tepat sasaran, pengawasan dan monitoring penyaluran, serta koordinasi dengan pendamping PKH.
Selain itu, edukasi kepada seluruh pemangku kepentingan terus dilakukan guna memastikan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.
“Semoga program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat OKU dan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu serta melindungi masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



