1. Pastikan Anak Cukup Beristirahat
Tidur dan istirahat yang cukup membantu tubuh melawan virus. Usahakan anak berada di lingkungan yang tenang dan nyaman agar proses pemulihan berjalan lebih optimal.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan
Flu dan demam dapat membuat anak kehilangan banyak cairan. Berikan minum lebih sering, seperti air putih, jus buah, atau kuah sup, untuk mencegah dehidrasi sekaligus membantu mengencerkan lendir.
3. Sajikan Sup Hangat
Sup ayam atau sup hangat lainnya dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan menenangkan tenggorokan. Makanan ini juga dikenal dapat membantu mengurangi peradangan ringan di dalam tubuh.
4. Madu dan Lemon untuk Tenggorokan
Campuran madu dan lemon bisa membantu mengurangi batuk serta rasa perih di tenggorokan. Madu memiliki sifat alami yang baik untuk meredakan iritasi. Namun, ingat untuk tidak memberikan madu pada anak di bawah usia 1 tahun.
BACA JUGA:Jangan Anggap Flu Biasa! Kenali Gejala Awal dan Tanda Bahaya Demam Berdarah
BACA JUGA:Flu Babi (H1N1): Penyakit Menular yang Pernah Jadi Wabah, Ini Fakta dan Cara Mencegahnya
5. Gunakan Balsam untuk Membantu Pernapasan
Balsam dengan kandungan mentol atau eucalyptus dapat membantu melegakan pernapasan. Oleskan tipis di dada atau punggung anak, dan hindari penggunaan di area wajah atau dekat hidung.
Jika Bayi Mengalami Demam, Lakukan Ini
Pada bayi, demam perlu mendapat perhatian lebih. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter atau apoteker, seperti parasetamol atau ibuprofen dengan dosis yang tepat.
Pantau suhu tubuh secara rutin untuk melihat perkembangannya.