Meski begitu, para ahli menilai terdapat sejumlah potensi risiko, terutama dari konsumsi suplemen yang belum jelas keamanannya.
Zeratsky menyoroti persoalan kualitas produk, kemurnian bahan, ketepatan dosis, hingga kemungkinan adanya zat kontaminan, mengingat suplemen tersebut tidak berada di bawah pengawasan ketat.
Pendapat serupa disampaikan oleh ahli nutrisi Jen Messer. Ia mengakui bahwa mengonsumsi minuman dingin memang dapat sedikit meningkatkan metabolisme.
Namun, ia menegaskan bahwa klaim ice hack diet sebagai metode penurunan berat badan belum didukung oleh bukti ilmiah.
3. Pola hidup sehat sebagai alternatif
Sejumlah studi menunjukkan bahwa efek minuman dingin terhadap metabolisme tergolong sangat kecil dan tidak signifikan.
Oleh karena itu, Messer menyarankan pendekatan yang lebih seimbang dan terbukti aman, seperti menerapkan pola makan bergizi, rutin berolahraga, serta menjaga gaya hidup sehat.
Menurutnya, cara-cara tersebut jauh lebih efektif dalam membantu tubuh mengelola dan mengoptimalkan metabolisme.
Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan mengunyah es batu dapat berdampak buruk pada kesehatan gigi.
Kesimpulannya, hingga kini belum ada hasil penelitian yang membuktikan keamanan maupun efektivitas ice hack diet.
Oleh sebab itu, menerapkan pola hidup sehat tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga berat badan dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.