8 Penyebab Flek Hitam Sat Hamil yang Normal hingga Berbahaya,

Senin 02-02-2026,20:45 WIB
Reporter : Hesti
Editor : Gus Munir

5. Bayi meninggal dalam kandungan

Kematian janin dalam kandungan biasanya terjadi setelah usia kehamilan di atas 20 minggu. 

BACA JUGA:10 Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan, Cocok bagi yang Program Hamil

BACA JUGA:Susan Sameh Umumkan Hamil Anak Pertama, Banjir Ucapan Selamat dari Rekan Artis

Salah satu tanda yang bisa muncul adalah perdarahan ringan hingga sedang, disertai berkurangnya atau hilangnya gerakan janin.

Apabila Mama merasa tidak merasakan pergerakan bayi dalam waktu lama atau memiliki firasat tidak biasa yang disertai flek, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan USG untuk memastikan kondisi janin.

6. Perdarahan implantasi

Flek juga bisa muncul akibat proses implantasi, yaitu saat embrio menempel pada dinding rahim. 

Biasanya terjadi sekitar satu hingga dua minggu setelah pembuahan. Warna darah cenderung cokelat muda atau merah muda, jumlahnya sangat sedikit, dan berlangsung singkat.

Kondisi ini tergolong normal dan tidak berbahaya. Namun, jika Mama merasa ragu atau flek berlangsung lebih lama, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan.

BACA JUGA:Billy Syahputra Bakal Jadi Ayah, Vika Kolesnaya Hamil 7 Bulan Anak Pertama

BACA JUGA:Steffi Zamora Hamil, Pamer Baby Bump Bareng Nino Fernandez

7. Polip serviks

Polip serviks adalah jaringan kecil yang tumbuh di leher rahim dan dapat mudah berdarah, terutama setelah berhubungan intim atau pemeriksaan medis. 

Perubahan hormon selama kehamilan membuat serviks lebih sensitif sehingga flek ringan bisa muncul.

Umumnya, kondisi ini tidak membahayakan kehamilan, tetapi tetap perlu pemeriksaan untuk memastikan tidak ada penyebab lain yang lebih serius.

Kategori :