8. Solusio plasenta
Solusio plasenta terjadi ketika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktu persalinan, biasanya pada trimester akhir.
Gejalanya meliputi perdarahan mendadak, nyeri perut hebat, rahim terasa tegang, serta penurunan gerakan janin.
BACA JUGA:Flu Singapura Saat Hamil: Apakah Berbahaya bagi Ibu dan Janin?
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Flu Saat Hamil Bisa Bawa Dampak Jangka Panjang
Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis. Jika Mama mengalami tanda-tanda tersebut, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.
Itulah berbagai penyebab flek saat hamil yang perlu Mama pahami. Sebagian flek memang masih tergolong normal, tetapi ada juga yang menandakan kondisi serius.
Kunci utamanya adalah tidak mengabaikan gejala dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis bila muncul kekhawatiran.