OKES.NEWS- Puasa kerap dijadikan kesempatan untuk menurunkan berat badan karena pola makan berubah dari tiga kali menjadi dua kali sehari, yaitu saat sahur dan berbuka. Namun, kenyataannya tidak sedikit orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan puasa. Kondisi ini bisa terjadi akibat beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dilakukan setiap hari. Berikut penjelasannya.
1. Porsi Sahur Terlalu Banyak
Sahur memang penting sebagai sumber energi selama berpuasa, tetapi makan dalam porsi berlebihan dengan tujuan agar kenyang lebih lama justru bisa berdampak sebaliknya. Asupan kalori yang terlalu tinggi di waktu sahur berpotensi disimpan tubuh sebagai lemak, sehingga berat badan lebih mudah bertambah.
2. Tidur Setelah Sahur
Banyak orang memilih kembali tidur setelah makan sahur. Kebiasaan ini kurang baik karena sistem pencernaan belum bekerja optimal saat tubuh langsung beristirahat. Akibatnya, proses pencernaan melambat dan energi dari makanan tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga lebih mudah menumpuk sebagai lemak.
3. Makan Berlebihan Saat Berbuka
Setelah seharian menahan lapar, keinginan untuk makan banyak saat berbuka sering sulit dikontrol. Ditambah lagi, makanan tinggi gula, garam, dan karbohidrat biasanya menjadi pilihan utama. Jika dikonsumsi berlebihan, kalori yang masuk bisa melebihi kebutuhan tubuh dan memicu kenaikan berat badan.
BACA JUGA:Cara Menjaga Lambung Tetap Nyaman agar Maag Tidak Kambuh Saat Puasa
BACA JUGA:Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
4. Minim Aktivitas Fisik
Rasa lemas saat puasa sering membuat orang menghindari olahraga. Padahal, kurang bergerak membuat pembakaran kalori menurun. Jika asupan makanan tetap tinggi tanpa diimbangi aktivitas fisik, berat badan akan lebih mudah meningkat.
5. Waktu Tidur Tidak Cukup
Perubahan jadwal selama puasa sering membuat waktu tidur berkurang. Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa kenyang, sehingga nafsu makan meningkat dan keinginan untuk ngemil lebih sulit dikendalikan.