Varietas dengan batang yang lebih kokoh juga dianjurkan guna meminimalkan risiko rebah akibat terpaan angin dan hujan deras.
Noma menegaskan, pemilihan varietas yang sesuai menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas produksi pertanian, terlebih di tengah kondisi iklim yang semakin sulit diprediksi.
Ia juga mengingatkan agar petani menyesuaikan jenis benih dengan karakter lahan masing-masing.
BACA JUGA:Resep Ayam Chilipadi Ala Rudy Choirudin, Pedas Nagih Bikin Susah Berhenti Makan
BACA JUGA:Kelangkaan Solar Bikin Petani OKU Timur Terancam Gagal Tanam Padi
Mengingat sebagian besar persawahan di Kecamatan Martapura merupakan sawah tadah hujan, maka ketahanan terhadap fluktuasi cuaca menjadi faktor penting.
BPP Kecamatan Martapura pun mengajak petani untuk rutin berkoordinasi dengan penyuluh pertanian setempat.
Pendampingan teknis sejak tahap tanam hingga perawatan dinilai penting sebagai langkah preventif guna menekan risiko gagal panen selama musim hujan dengan curah tinggi.