OKES.NEWS- Setelah menahan lapar dan haus lebih dari setengah hari, keinginan menyantap makanan lezat saat berbuka tentu sangat besar. Tidak jarang, pilihan langsung jatuh pada makanan cepat saji seperti burger, pizza, atau ayam goreng karena rasanya yang gurih dan praktis.
Namun, kebiasaan berbuka dengan junk food sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Pasalnya, jenis makanan ini dapat menimbulkan berbagai efek kurang baik bagi kesehatan, terutama setelah perut kosong cukup lama.
Mengenal Apa Itu Junk Food
Junk food adalah sebutan untuk makanan yang tinggi kalori, lemak, gula, dan garam, tetapi rendah kandungan nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral. Umumnya, makanan ini melalui proses pengolahan yang panjang dan mengandung berbagai bahan tambahan.
Jika dikonsumsi berlebihan, junk food dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari kenaikan berat badan hingga penyakit kronis.
BACA JUGA:Tetap Fit Saat Puasa dengan Salad Bernutrisi
BACA JUGA:Tips Puasa Nyaman bagi Pengidap Kanker
Dampak Negatif Junk Food Saat Berbuka Puasa
Mengonsumsi makanan cepat saji saat berbuka dapat memengaruhi tubuh dengan beberapa cara berikut:
1. Memicu naiknya asam lambung
Makanan tinggi lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, produksi asam lambung bisa meningkat dan menimbulkan rasa perih, panas di dada, hingga sensasi terbakar di tenggorokan.
2. Berat badan lebih mudah naik
Kandungan garam dan kalori yang tinggi pada junk food dapat menyebabkan penumpukan cairan dan lemak, terutama jika dikonsumsi secara rutin.
3. Menyebabkan sembelit
Rendahnya serat dalam makanan cepat saji membuat proses pencernaan melambat, sehingga memicu susah buang air besar, apalagi jika asupan cairan kurang.