OKES. NEWS- Menjaga tubuh tetap sehat selama puasa tidak hanya soal memilih makanan bergizi, tetapi juga memastikan kebutuhan cairan terpenuhi. Sayangnya, banyak orang masih kurang memperhatikan asupan air putih, padahal perannya sangat penting bagi fungsi tubuh.
Ketika cairan tidak tercukupi, tubuh berisiko mengalami dehidrasi yang dapat memicu keluhan seperti pusing, sakit kepala, tubuh lemas, hingga menurunnya konsentrasi. Karena itu, penting mengetahui pola minum yang tepat selama puasa.
Berapa Kebutuhan Air Putih Saat Puasa?
Secara umum, kebutuhan cairan orang dewasa berkisar 2�3 liter per hari atau setara sekitar 8 gelas air. Namun, jumlah ini bisa berbeda tergantung aktivitas fisik, suhu lingkungan, serta kondisi khusus seperti kehamilan atau menyusui.
Agar lebih mudah, kamu bisa menerapkan pola 2�4�2, yaitu membagi konsumsi air pada waktu berbuka hingga sahur.
BACA JUGA:Tetap Fit Saat Puasa dengan Salad Bernutrisi
BACA JUGA:Tips Puasa Nyaman bagi Pengidap Kanker
Pola Minum 2�4�2 yang Mudah Diterapkan
1. Dua gelas saat berbuka
Minumlah satu gelas air ketika azan magrib, lalu satu gelas lagi beberapa menit setelah mengonsumsi makanan ringan. Cara ini membantu mengembalikan cairan tubuh secara bertahap.
2. Empat gelas di malam hari
Konsumsi air secara berkala dari setelah makan malam hingga menjelang tidur. Pola ini membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik sekaligus menjaga keseimbangan cairan.
3. Dua gelas saat sahur
Satu gelas diminum sebelum makan sahur dan satu gelas lagi menjelang imsak. Selain membantu mencegah dehidrasi, kebiasaan ini juga mendukung sistem pencernaan.
Pilihan Makanan dengan Kandungan Air Tinggi