Polisi Dengarkan Keluhan Petani Jagung

Minggu 01-03-2026,15:01 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Aris Munandar

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah warga harus benar-benar memberikan manfaat. 

Setiap permasalahan yang muncul di masyarakat akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat segera ditangani.

Ia menambahkan, peran Bhabinkamtibmas sangat penting sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat. 

Melalui komunikasi yang intens, berbagai persoalan di tingkat desa dapat terdeteksi lebih awal dan diselesaikan secara bersama-sama.

Kapolsek juga menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, kesejahteraan petani perlu menjadi perhatian semua pihak.

BACA JUGA:Alat Tanam Jagung Manual Ubah Cara Bertani Petani OKU Timur, 1 Hektare Cuma 3 Jam

BACA JUGA:Gelar Tanam Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

“Petani adalah pilar ketahanan pangan. Jika mereka sejahtera, maka kebutuhan pangan masyarakat akan tetap terjaga. Kami siap mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Kegiatan dialog tersebut mendapat respons positif dari para petani. Mereka merasa diperhatikan dan berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami berterima kasih karena polisi mau turun langsung mendengar keluhan kami. Semoga ada tindak lanjut dan solusi nyata,” ujar salah satu petani lainnya.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan berbagai permasalahan yang dihadapi petani jagung di Desa Karang Agung dapat segera diatasi. 

Selain itu, langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Simpang.

BACA JUGA:OKU Timur Kokohkan Status Lumbung Jagung Terbesar di Sumsel

BACA JUGA:PLN Sukses Amankan Pasokan Listrik pada Panen Raya Jagung Serentak Bersama Kapolri di Sumatera Selatan

Ke depan, Polsek Simpang berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan dialog sebagai bentuk pelayanan prima, sekaligus mewujudkan Polri yang presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Kategori :