Versi pengembangan terbaru bahkan disebut memiliki bobot lebih ringan, sekitar 209 kg, dengan karakter tenaga yang berbeda dibanding versi awal.
Artinya, Ducati masih terus bereksperimen untuk mencari formula terbaik sebelum benar-benar meluncurkan motor listrik produksi massal.
Tetap Punya DNA Ducati
Walaupun memakai tenaga listrik, desain V21L tetap terlihat seperti Ducati sejati. Garis bodinya tajam, agresif, dan aerodinamis layaknya superbike modern.
Ini jadi bagian penting dari strategi Ducati. Mereka tidak ingin motor listrik masa depan terlihat seperti kendaraan EV generik tanpa identitas.
Ducati ingin penggemar tetap bisa merasakan aura motor sport Italia meski tanpa suara mesin khas L-Twin atau V4 mereka.
Kapan Ducati Listrik Dijual untuk Umum?
Sampai sekarang Ducati belum mengumumkan superbike listrik versi jalan raya berbasis V21L. Jadi motor ini masih sebatas prototipe balap dan platform pengembangan teknologi.
Meski begitu, arah masa depan Ducati sudah mulai terlihat jelas. Elektrifikasi bukan lagi sekadar wacana, melainkan proyek nyata yang sedang mereka siapkan secara serius.
Jika nantinya Ducati benar-benar merilis superbike listrik produksi massal, besar kemungkinan teknologi dari V21L akan menjadi pondasi utamanya.