Bagi penggemar BMW lawas, keputusan ini tentu cukup mengejutkan. Sebab iDrive dikenal sebagai salah satu sistem kontrol paling ergonomis di industri otomotif premium.
Namun BMW tampaknya yakin bahwa era layar sentuh dan voice control kini sudah cukup matang untuk menggantikan fungsi knob fisik tersebut.
Meski begitu, BMW tetap memberi sinyal bahwa beberapa tombol penting masih akan dipertahankan, terutama untuk fungsi yang membutuhkan akses cepat.
BMW Tidak Mau Ulangi Kesalahan Mobil Full Touchscreen
Menariknya, BMW justru mengambil pendekatan yang lebih realistis dibanding beberapa produsen lain yang terlalu agresif menghilangkan tombol fisik.
Dalam berbagai pernyataannya, BMW menegaskan bahwa mobil produksi Neue Klasse tidak akan sepenuhnya mengandalkan layar sentuh. Mereka sadar bahwa beberapa kontrol tetap lebih nyaman digunakan secara fisik, terutama saat berkendara.
Karena itu, kemungkinan besar nanti masih ada:
• tombol haptic
• kontrol volume fisik
• pengaturan kursi manual tertentu
• shortcut penting di setir
Langkah ini dianggap penting agar pengalaman berkendara tetap praktis dan tidak merepotkan pengemudi.
BMW Fokus ke Kabin yang Lebih Bersih dan Futuristis
Selain soal teknologi, konsep “zero button” juga menjadi bagian dari identitas desain baru BMW. Interior dibuat lebih rapi, modern, dan terasa premium tanpa terlalu banyak elemen yang memenuhi dashboard.
BMW percaya desain seperti ini akan menjadi standar mobil masa depan, terutama di era kendaraan listrik yang semakin digital.
Apalagi generasi pengguna baru kini mulai terbiasa menggunakan layar sentuh dan perintah suara dalam aktivitas sehari-hari.
Kapan Mobil Neue Klasse Mulai Diproduksi?
BMW diperkirakan mulai menghadirkan model produksi berbasis Neue Klasse dalam waktu dekat, dimulai dari generasi terbaru iX3 listrik. Setelah itu, platform ini akan dipakai di berbagai model BMW lainnya.
Meski versi produksi nantinya tidak akan seekstrem mobil konsep, arah desainnya dipastikan tetap membawa filosofi minimalis khas “zero button”.