Selain itu, medan yang licin dan curam membuat petugas harus ekstra waspada saat melakukan evakuasi di sekitar jurang.
Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian masyarakat karena jalur di kawasan Desa Tanjung Kari dikenal rawan kecelakaan, khususnya ketika hujan turun.
Minimnya penerangan jalan serta kondisi ruas yang sempit membuat pengendara dituntut lebih berhati-hati saat melintas.
Sejumlah warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan di lokasi tersebut.
Mereka meminta adanya pemasangan pagar pembatas, rambu peringatan, serta perbaikan pada titik-titik rawan kecelakaan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu, aparat yang berada di lokasi terus melakukan pengamanan agar warga tidak mendekati bibir jurang demi menghindari risiko tambahan.
Proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama mengingat posisi kendaraan sulit dijangkau alat berat.
Pengendara yang melintas di jalur sekitar Desa Tanjung Kari juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk dan hujan deras.
Masyarakat diminta mengurangi kecepatan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi mobil Avanza yang terjun ke jurang di kawasan Desa Tanjung Kari masih terus berlangsung.
Warga berharap proses pengangkatan kendaraan dapat segera selesai dan situasi kembali kondusif.