OKI, OKES.NEWS – Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sebuah rumah panggung milik warga di Dusun I RT 02 RW 05, Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Rumah yang diketahui milik Karnedo tersebut rata dengan tanah setelah kobaran api dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan beserta isinya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Camat Pedamaran Timur, M. Yusuf, mengatakan saat peristiwa terjadi rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah bersama istri dan anaknya sedang beraktivitas di luar.
Akibatnya, keluarga korban tidak mengetahui awal mula munculnya api hingga kobaran membesar dan menarik perhatian warga sekitar.
"Ketika diketahui warga, api sudah membesar dan membumbung tinggi dari bagian rumah," ujar Yusuf.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sejumlah warga bahu-membahu menyiram api sambil menunggu bantuan motor pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu tidak dapat diselamatkan. Api dengan cepat menghanguskan seluruh isi rumah dalam waktu singkat.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena hampir seluruh harta benda milik korban musnah terbakar.
"Korban hanya menyisakan pakaian yang melekat di badan saat menerima kabar rumahnya terbakar. Seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan," jelas Yusuf.
Pasca kejadian, Karnedo bersama keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kecamatan Pedamaran Timur telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Pemerintah Kabupaten OKI dan Dinas Sosial agar korban segera mendapatkan bantuan darurat.
Sementara itu, Kapolsek Pedamaran Timur, Iptu Abu Hair, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, rumah yang terbakar berada di kawasan pinggir lebak dan tidak berpenghuni saat api mulai muncul.
"Penghuni rumah sedang berada di luar. Ada yang bekerja dan ada yang sedang mengunjungi keluarganya," terang Abu Hair.
Ia menambahkan, petugas bersama masyarakat berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Keberhasilan tersebut mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas serta menghindari munculnya korban jiwa maupun kerugian tambahan dari rumah-rumah warga lainnya.