Tarim Duduk

Tarim Duduk

Tarim Duduk-Istimewa-

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

Anak harus mengabdi pada orang tua. Murid menghormati guru. Bakti kepada ibu bagian dari turunnya ridho. Menyakiti hati ibu bagian dari akan datangnya musibah dan kesialan.

Rupanya adab inilah yang menjadi daya tarik utama Tarim. Para mahasiswa Indonesia mengakui itu. Itulah yang membuat mereka kuliah di Tarim.

"Di sinilah satunya kata dan perbuatan bisa dirasakan", ujar salah seorang mahasiswa Indonesia.

"Soal ilmu, pasti di pesantren Indonesia banyak yang lebih bagus. Soal ekonomi apa lagi. Apa yang bisa diharap dari Tarim. Tidak ada," ujar yang lain. "Di sini kami mendapatkan teladan sempurna dari guru-guru kami," tambah yang lain lagi.

Saya memang bertemu dengan para pengurus PPI di Tarim. Makan malam bersama. Bahkan di hari lain saya diundang ke forum mahasiswa Indonesia yang lebih besar.

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Mahasiswa itu bercerita tentang yang terjadi di satu pengajian. Anak kecil membagikan selebaran kertas berisi doa. Ia menerima selebaran itu dengan tangan kiri. Anak kecil itu menarik kembali selebaran itu dari tangannya. Lalu menunjuk tangan kanannya.

Demikian juga soal siwak. Para guru selalu menggosok gigi dengan potongan kayu siwak. Setiap saat. Pun di depan kelas. Suatu saat guru mengajarkan ilmu tentang keutamaan siwak.

Keesokan harinya sang guru bertanya kepada murid: siapa yang hari itu sudah mengantongi siwak di saku. Ketika mendapatkan belum ada murid yang membawa siwak, pelajaran tidak dilanjutkan. "Untuk apa sudah belajar keutamaan siwak tapi kalian tidak menerapkan ilmu itu," kata sang guru.

Saya pun ingat kejadian memalukan siang sebelumnya. Saya ziarah ke masjid tua di Tarim. Umurnya ratusan tahun. Masjid Mehdar (Al-Muhdhar). Menaranya pun terbuat dari tanah. Kuat sekali.

Di dalam masjid itu ada layanan minum air dari kran. Gratis. Dua kran. Satu kran berisi air minum buatan pabrik. Satu lagi kran air tanah dari bawah masjid –dengan banyak khasiat dan berkah bagi yang memercayainya

BACA JUGA:Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: