Rahasia Puasa untuk Menjaga Asam Lambung Tetap Stabil
Ilustrasi Puasa untuk Menjaga Asam Lambung -pinterest-
BACA JUGA:Inspirasi Takjil Segar dan Manis untuk Buka Puasa yang Lebih Nikmat
BACA JUGA:Resep Kolak Biji Salak Legit dengan Kuah Santan Gurih Untuk Buka Puasa
Buah non-asam seperti pisang dan melon
Karbohidrat kompleks, misalnya nasi, oatmeal, roti gandum, dan kentang
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko utama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Lemak berlebih di area perut dapat menekan lambung sehingga memicu naiknya asam ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada.
Puasa yang dilakukan dengan pola makan seimbang dapat membantu mengontrol berat badan, sehingga tekanan pada lambung berkurang dan gejala lebih mudah dikendalikan.
Apa Kata Penelitian?
Selama berpuasa, tubuh lebih fokus pada proses perbaikan sel dan pengurangan peradangan, termasuk pada saluran cerna. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu mengurangi iritasi pada lapisan esofagus dan lambung.
BACA JUGA:Tak Perlu Takut Lemas, Ini Pilihan Olahraga Ringan Saat Puasa
BACA JUGA:Ide Menu Buka Puasa Aman untuk Lambung agar Tetap Nyaman hingga Malam
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa pola puasa dapat membantu menurunkan frekuensi gejala GERD dengan memperbaiki regulasi pencernaan serta mengurangi produksi asam lambung berlebih.
Kesimpulannya, puasa berpotensi memberikan manfaat bagi pengidap asam lambung jika diimbangi dengan pola makan yang tepat dan gaya hidup sehat. Dengan menjaga porsi makan, memilih makanan yang ramah lambung, serta menghindari pemicu, puasa justru dapat membantu mengontrol gejala dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: