5 Tahun 'Nikmati' Tubuh Anak Tiri, Modusnya Ancaman Pembunuhan dan Ceraikan Ibu

5 Tahun 'Nikmati' Tubuh Anak Tiri, Modusnya Ancaman Pembunuhan dan Ceraikan Ibu

Pelaku pencabulan digiring menuju Polsek Baturaja Timur. foto : Herli Yansah/okes.diaway.id--

OKES.DISWAY.ID OKU - Bejad, kata itulah yang pantas disematkan kepada EK (62), warga Kabupaten OKU yang tega mencabuli LP (21), anak tirinya sendiri. Parahnya kelakuan bejad EK telah berlangsung selama 5 tahun sejak anaknya masih di bawah umur. Terungkapnya kasus pencabulan terhadap LP setelah aksi bejad EK diketahui adik kandung LP, Jumat (29/7/2022).

 

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hamid didampingi Kanitreskrim Polsek Baturaja Timur, Ipda Yendra Aprizal, mengungkapkan, setelah kelakuan bejadnya terbongkar EK lalu diserahkan ke Polsek Baturaja Timur.

 

"Kejadian kasus pencabulan yang dilakukan RK terjadi pada tahun 2017 silam. Kala itu, anak tirinya ini masih dibawah umur. Kejadian itu terus berlangsung hingga akhirnya aksinya diketahui adik korban," ungkap Kapolsek.

 

Kapolsek menjelaskan, terbongkarnya kasus tersebut berawal ketika pada saat ibu korban yang biasa berjualan di pasar sudah pergi sejak subuh. Momen itu lah yang dimanfaatkan EK untuk menggerayangi anak tirinya di dalam kamar korban.

 

"Biasanya ibu korban jam 3 subuh sudah berangkat ke Pasar. Nah disaat itulah korban masuk ke kamar korban untuk melakukan pencabulan. Pada saat itu EK tidak menyadari bahwa adik korban yang belum tidur mendengar suara aneh yang terdengar dari dalam kamar sang kakak. Akhirnya adik korban memberanikan diri untuk melihat dan ternyata ayah tirinya sedang melakukan perbuatan tak pantas kepada korban," jelasnya.

 

AKP Hamid juga membeberkan bahwa selama 5 tahun perbuatan itu tak diketahui oleh ibu korban lantaran sang ayah selalu mengancam korban akan dibunuh serta ibunya akan diceraikan jika korban berani buka mulut. Hal itulah yang membuat korban selalu tak kuasa untuk mengadukan perbuatan bejad ayah tirinya.

 

"Sebenarnya ibu beserta adiknya sudah menaruh  curiga kepada korban dan pelaku. Namun korban ini tak berani melapor lantaran di ancam oleh EK," beber AKP Hamid.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: