Jokowi Pukul Alat Tradisional Doll Saat Peresmian Tol Bengkulu, Tak Sembarang Orang Boleh Mainkan Doll?

Jokowi Pukul Alat Tradisional Doll Saat Peresmian Tol Bengkulu, Tak Sembarang Orang Boleh Mainkan Doll?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pukul alat tradisional Doll saat peresmian Tol Bengkulu-Taba Penanjung--

 Kemudian, mereka menikah dengan penduduk lokal di Bengkulu, dan hingga saat ini, garis keturunan mereka dikenal sebagai keluarga Tabot.

BACA JUGA:Pertumbuhannya Bisa Melesat, Jika Tol Lubuk Linggau-Curup Pelabuhan Baai Bengkulu Terkoneksi

Hingga tahun 1970-an, keluarga Tabot hanya mengizinkan musik doll dimainkan oleh garis keturunannya atau orang-orang yang memiliki hubungan darah dengan keluarga Tabot tersebut. 

Oleh karena itu, alat musik tradisional Bengkulu ini tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, melainkan hanya dapat dimainkan oleh orang yang masih memiliki hubungan darah dengan keluarga Tabot.

Alat musik doll merupakan salah satu alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari kota Bengkulu. 

Alat musik ini memiliki suara yang khas, mirip dengan suara bedug atau bass, namun bunyi yang dihasilkan dari alat musik doll ini berbeda dengan alat musik perkusi. 

BACA JUGA:Horas, Yuk ke Danau Toba Lewat Tol KUTEPAT, Semoga Cepat Beroperasi Ya Jalan Tol Trans Sumatera Ini

Bahan yang digunakan untuk membuat alat musik ini adalah kayu atau bonggol kelapa yang terkenal sangat kuat namun ringan.

Alat musik tradisional doll memiliki peran penting dalam budaya Bengkulu, dan telah menjadi warisan budaya yang dijaga dan dilestarikan oleh keluarga Tabot. 

Suara khas yang dihasilkannya dan perannya dalam perayaan Tabot membuat alat musik doll memiliki nilai historis dan sentimental yang tinggi bagi masyarakat Bengkulu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: