Bye-bye Karbon! Climeworks Buka Fasilitas Penangkap CO₂ Terbesar di Dunia

Bye-bye Karbon! Climeworks Buka Fasilitas Penangkap CO₂ Terbesar di Dunia

Climeworks Buka Fasilitas Penangkap CO₂ Terbesar di Dunia. (Foto climeworks)--

OKES.NEWS - Pada Mei 2024, Climeworks, perusahaan yang ahli dalam teknologi penyerapan karbon, baru saja meluncurkan fasilitas raksasa bernama ‘Mammoth’ di Islandia.

Pabrik ini kini jadi yang terbesar di dunia dalam penangkapan karbon langsung dari udara, atau direct air capture (DAC).

Kemampuannya mengesankan bisa menyerap hingga 36.000 ton karbon dioksida (CO₂) per tahun, langsung dari atmosfer.

Lokasinya strategis, dekat pembangkit listrik panas bumi Hellisheiði, jadi Mammoth bisa beroperasi sepenuhnya dengan energi panas bumi yang ramah lingkungan.

BACA JUGA:Curi Ponsel Terekam CCTV

BACA JUGA:Umrah, Jennifer Coppen Diingatkan Pada Kematian

Teknologi Canggih Penangkap Karbon

Fasilitas Mammoth ini menggunakan 72 kipas industri besar yang menyedot CO₂ dari udara.

Setelah terperangkap, gas tersebut dilarutkan ke dalam air dan kemudian disuntikkan ke batuan basal vulkanik di kedalaman sekitar 700 meter di bawah permukaan tanah.

Di situ, karbon dioksida ini akan berubah menjadi mineral padat dan tersimpan permanen di bawah tanah.

Climeworks bahkan menggambarkan proses ini seperti “SodaStream raksasa,” sebuah cara yang kreatif dan inovatif untuk menjelaskan bagaimana karbon diubah dan disimpan selamanya.

Mammoth punya kapasitas penyerapan yang sekitar sepuluh kali lebih besar dari fasilitas sebelumnya, yaitu Orca, yang juga berlokasi di Islandia.

Dengan peningkatan ini, Climeworks optimis bisa mencapai skala besar dalam mengurangi karbon mencapai skala megaton pada 2030 dan skala gigaton pada 2050, langkah penting untuk menghadapi masalah perubahan iklim.

BACA JUGA:Pengabdian STIKes Al Ma'arif Baturaja: Pendampingan Ibu Hamil Menuju Kelahiran Sehat dan aman di OKU

BACA JUGA:Manchester United Capai Kesepakan dengan Ruben Amorim

Dampak pada Lingkungan dan Rencana Jangka Panjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: