Gelar Penutupan Khatam Al Quran hingga Berbuka Bersama Warga Binaan

Lapas Kelas IIB Martapura menggelar acara penutupan Khatam Al-Qur'an dan buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa, 18 Maret 2025. (Foto: OKUT POS)--
OKU SELATAN - OKES.NEWS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura menggelar acara penutupan Khatam Al-Qur'an dan buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa, 18 Maret 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Martapura, bertepatan dengan hari ke-18 bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Erwedi Suprianto, yang diwakili oleh Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil IMIPAS Sumsel, Misbahuddin.
Turut hadir Kalapas Kelas IIB Martapura, Edi Saputra, S.H., M.H., Kasi ADM Kamtib Dedi Irawan, Kasubsi Giadja Dicky, serta warga binaan.
Dalam kesempatan itu, Misbahuddin menyampaikan bahwa pihaknya melaksanakan safari Ramadan sekaligus berbuka puasa bersama petugas dan warga binaan, sesuai arahan dari Direktorat Pemasyarakatan.
BACA JUGA:Geledah PUPR OKU Selama 7 Jam, KPK Bawa 4 Koper Diduga Barang Bukti
"Kami menjalankan instruksi dari Bapak Direktur Pemasyarakatan untuk melaksanakan safari Ramadan serta buka puasa bersama di Lapas ini," ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga binaan, terutama dalam meningkatkan keimanan dan kebersamaan di bulan Ramadan.
"Sebetulnya, kegiatan ini telah menjadi rutinitas. Namun, mengingat bulan suci Ramadan, acara ini dibuat lebih meriah," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kakanwil Sumsel telah membagi tugas untuk melaksanakan safari Ramadan di seluruh lapas di Sumatera Selatan.
Selain itu, pihaknya juga melakukan kontrol terhadap ketahanan pangan dan UMKM di Lapas Kelas IIB Martapura.
BACA JUGA:Astronaut NASA Akhirnya Pulang Setelah 9 Bulan di Luar Angkasa
"Kontrol ketahanan pangan ini merupakan bagian dari pelaksanaan 13 program akselerasi Menteri IMIPAS," tegasnya.
Ia menekankan bahwa setiap lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan diharuskan mendukung program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: