Rutan Baturaja Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Transparan

Rutan Baturaja Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Transparan

Rutan Baturaja teken pakta integritas 2026, komitmen pelayanan bersih dan transparan. Rutan Baturaja teken pakta integritas 2026, komitmen pelayanan bersih dan transparan. -Eris/OKES-

OKES.NEWS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menapaki awal tahun 2026 dengan langkah strategis yang menegaskan arah pembenahan institusi.

Melalui penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI), seluruh jajaran Rutan Baturaja menyatukan tekad untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Rutan Baturaja pada Selasa (3/2/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen aparatur pemasyarakatan untuk menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam pelaksanaan tugas.

Prosesi penandatanganan Pakta Integritas diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai Rutan Baturaja tanpa terkecuali.

BACA JUGA:Warga Runjung Agung Curhat Soal Pembangunan saat Reses DPRD OKU Selatan

Kehadiran seluruh elemen pegawai mencerminkan bahwa semangat perubahan tidak hanya lahir dari pimpinan, melainkan tumbuh sebagai gerakan kolektif untuk mendorong profesionalisme dan akuntabilitas institusi.

Langkah ini menjadi fondasi utama dalam upaya Rutan Baturaja meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui komitmen tertulis tersebut, setiap pegawai terikat pada janji untuk menjunjung tinggi etika kerja, memberikan pelayanan prima, serta menolak segala bentuk gratifikasi.

Dalam arahannya, Kepala Rutan Baturaja Fitri Yady menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak semata diukur dari kelengkapan dokumen administratif.

Menurutnya, perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) menjadi kunci utama dalam mewujudkan transformasi organisasi yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Aksi Pelaku Curanmor di OKU, Meski Terkunci Tetap Digondol

“Pakta Integritas ini adalah janji kepada diri sendiri, kepada masyarakat, dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. WBK dan WBBM tidak boleh berhenti sebagai slogan atau target administratif, tetapi harus menjadi standar nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan,” tegas Fitri Yady.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang cepat, mudah, dan bebas dari pungutan liar.

Pemanfaatan teknologi informasi serta keterbukaan akses layanan menjadi strategi utama dalam membangun kepercayaan publik di tahun 2026.

Dengan semangat baru tersebut, Rutan Baturaja optimistis mampu berkontribusi positif dalam agenda besar transformasi pemasyarakatan di Indonesia.

Penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi awal dari rangkaian aksi nyata sepanjang tahun untuk mewujudkan institusi pemasyarakatan yang modern, berintegritas tinggi, dan benar-benar melayani sepenuh hati.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: