Manfaat Puasa yang Jarang Disadari, dari Metabolisme hingga Otak
Ilustrasi Manfaat Puasa yang Jarang Disadari -freepik-
OKES. NEWS- Puasa sering identik dengan bulan Ramadan, saat jutaan umat Muslim menahan diri dari makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam sebagai bentuk ibadah.
Meski dilakukan karena alasan spiritual, banyak orang juga meyakini bahwa puasa membawa manfaat bagi kesehatan. Lalu, apa saja dampak positif puasa bagi tubuh? Berikut penjelasannya.
Membantu Menurunkan Berat Badan Secara Efektif
Puasa dapat menjadi cara alami untuk mengatur berat badan karena membantu mengontrol asupan kalori. Dibandingkan pembatasan kalori terus-menerus yang bisa memperlambat metabolisme, pola makan dengan jeda waktu (intermittent fasting) memberi kesempatan tubuh menggunakan cadangan energi. Hal ini membantu proses penurunan berat badan berlangsung lebih stabil dalam jangka panjang.
Menjaga Kadar Insulin Tetap Stabil
Saat berpuasa, kadar insulin cenderung berada pada tingkat rendah yang stabil karena tidak ada asupan makanan. Kondisi ini memudahkan tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi sekaligus mengurangi risiko dampak buruk kadar insulin tinggi dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Puasa Tetap Gerak: Kebiasaan Kecil yang Bikin Energi Terjaga
BACA JUGA:Jangan Sampai Salah! Ini Pola Makan yang Bisa Mengurangi Manfaat Puasa
Meningkatkan Ketahanan Tubuh terhadap Stres
Puasa memicu tubuh beradaptasi dengan menggunakan sumber energi alternatif. Proses ini membantu sel bekerja lebih efisien dan meningkatkan kemampuan tubuh menghadapi stres oksidatif yang disebabkan radikal bebas. Dalam jangka panjang, mekanisme ini berperan dalam menjaga kesehatan sel.
Mendukung Kinerja Otak
Saat asupan makanan dihentikan sementara, tubuh mengalihkan energi untuk fungsi penting, termasuk kerja otak. Kondisi ini dapat meningkatkan fokus dan kejernihan berpikir. Respons tubuh selama puasa bahkan disebut mirip dengan efek positif yang muncul setelah berolahraga.
Memperkuat Sistem Imun
Puasa juga dikaitkan dengan proses regenerasi sel, termasuk sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Pergantian sel lama dengan sel baru membantu tubuh lebih siap melawan infeksi dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: