OKES.NEWS- Setiap bulan Ramadan, umat Islam menjalankan ibadah puasa. Meski begitu, Islam memberikan keringanan bagi kelompok tertentu, termasuk wanita hamil dan menyusui. Namun, tidak sedikit ibu hamil yang tetap ingin berpuasa. Pertanyaannya, apakah puasa aman dilakukan saat hamil?
Pada dasarnya, ibu hamil diperbolehkan berpuasa selama kondisi ibu dan janin dinyatakan sehat oleh dokter. Kunci utamanya adalah memastikan kebutuhan nutrisi dan cairan tetap tercukupi saat sahur dan berbuka.
Pola Makan yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Saat Puasa
Saat sahur dan berbuka, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Pastikan menu makanan mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, lemak sehat, serta vitamin dan mineral agar kebutuhan gizi ibu dan janin terpenuhi dengan baik.
Ibu hamil juga perlu membatasi konsumsi makanan manis berlebihan. Meski makanan manis dapat membantu menaikkan energi, konsumsi berlebih justru bisa menyebabkan kadar gula darah turun lebih cepat. Sebagai alternatif, pilih sumber rasa manis alami dari buah-buahan yang juga kaya air dan membantu mencegah dehidrasi.
BACA JUGA:Benarkah Puasa Bisa Detoks Tubuh? Ini Fakta Medisnya
BACA JUGA:Rahasia Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa, Jangan Abaikan Asupan Air
Setelah berpuasa sekitar 12 jam, perbanyak minum air putih saat berbuka hingga sebelum tidur. Asupan cairan yang cukup tidak hanya penting bagi ibu, tetapi juga mendukung kesehatan janin. Jangan lupa mengonsumsi vitamin atau susu khusus ibu hamil sesuai anjuran dokter, baik saat sahur maupun berbuka.
Kondisi Ibu Hamil yang Sebaiknya Tidak Berpuasa
Dalam situasi tertentu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak menjalankan puasa demi menjaga keselamatan ibu dan janin, di antaranya:
1. Ibu Hamil dengan Diabetes
Ibu hamil yang mengidap diabetes memerlukan pengaturan pola makan dan jadwal konsumsi obat yang ketat agar kadar gula darah tetap stabil. Puasa berisiko mengganggu keseimbangan gula darah, sehingga tidak disarankan tanpa pengawasan medis.
2. Mengalami Flek atau Perdarahan
Jika muncul flek atau perdarahan, ibu hamil sebaiknya tidak melanjutkan puasa. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memperburuk perdarahan dan berdampak pada kesehatan janin.
BACA JUGA:Mengapa Durasi Puasa Berbeda di Setiap Negara? Ini Penjelasannya