OKES. NEWS- Bulan Ramadan segera tiba, dan umat Islam akan menjalankan ibadah puasa dengan menahan makan serta minum sejak fajar hingga matahari terbenam. Meski identik dengan ibadah, puasa juga diketahui membawa berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.
Selain membantu menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, dan membantu mengontrol berat badan, puasa juga disebut berdampak positif pada kesehatan kulit.
Lalu, apakah benar puasa bisa membantu memperbaiki kondisi kulit?
Puasa dan Proses Regenerasi Kulit
Banyak orang khawatir kulit akan menjadi kering selama puasa karena berkurangnya asupan cairan. Namun, di sisi lain, puasa justru dapat membantu proses regenerasi sel. Dalam kondisi ini, tubuh memperbarui sel-sel kulit sehingga lapisan lama digantikan dengan yang baru.
Selain itu, metabolisme tubuh yang melambat selama puasa juga dikaitkan dengan perlambatan proses penuaan kulit. Proses pembersihan alami tubuh dari zat yang tidak dibutuhkan turut membantu mengurangi masalah kulit, termasuk jerawat yang berkaitan dengan perubahan hormon.
BACA JUGA:Tips Puasa Nyaman untuk Pengidap Maag agar Lambung Tetap Aman
BACA JUGA:Mengulik Manfaat Puasa dari Detoks Alami hingga Kontrol Gula Darah
Risiko Dehidrasi dan Dampaknya pada Kulit
Kulit berfungsi sebagai pelindung organ tubuh, sehingga kesehatannya sangat dipengaruhi oleh kondisi hidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, kulit bisa menjadi kering, bersisik, pecah-pecah, hingga terasa gatal. Karena itu, menjaga keseimbangan cairan sangat penting selama menjalani puasa.
Memenuhi kebutuhan air dapat dilakukan dengan minum secara cukup saat sahur dan berbuka. Secara umum, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 2 liter air per hari.
Pola minum yang sering digunakan adalah metode 2�4�2, yaitu dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka hingga malam, dan dua gelas sebelum tidur.
Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Selama Puasa
Selain cukup minum, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu menjaga kesehatan kulit, antara lain:
BACA JUGA:Manfaat Puasa yang Jarang Disadari, dari Metabolisme hingga Otak