OKES. NEWS- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Tiga yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Delima Indonesia Raya kini resmi beroperasi.
Peresmian yang digelar pada Jumat (20/02/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, seperti pelajar, balita, serta ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Gunung Tiga dan wilayah sekitarnya.
Kehadiran SPPG ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui penyediaan makanan bergizi yang higienis dan berkualitas, program ini sejalan dengan langkah pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan memperbaiki status gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan para ibu.
BACA JUGA:Bupati OKU Minta Penyajian MBG layak konsumsi
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Lakukan Monev Pembangunan IPAL di Dapur MBG
Koordinator SPPG, Hafiz Brawindra, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru diresmikan merupakan bentuk komitmen yayasan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan unggul.
Menurut Hafiz, penyediaan makanan bergizi bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.
Ia menegaskan bahwa kualitas gizi sejak usia dini memiliki peran penting terhadap pertumbuhan anak, pencapaian akademik, hingga kondisi kesehatan di masa mendatang.
Karena itu, pihaknya berkomitmen menjaga standar kebersihan, keamanan pangan, serta keseimbangan nutrisi dalam setiap menu yang disalurkan.
Sementara itu, Kepala SPPG Gunung Tiga, Indah Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa saat ini program MBG telah menjangkau 210 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
BACA JUGA:Tiga Desa Belum Mendapat Program MBG, Siswa Kecewa
BACA JUGA:Minta Evaluasi Total Usai Temuan Sayur Basi di Program MBG
Selain itu, terdapat 131 penerima manfaat lainnya yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dengan demikian, total penerima manfaat yang dilayani mencapai 341 orang. Indah menambahkan, pihaknya menargetkan perluasan cakupan layanan di masa mendatang agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program tersebut.