Ia juga menekankan bahwa salah satu tujuan utama pendirian SPPG adalah membantu menekan angka stunting yang masih menjadi persoalan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten OKU Selatan.
Asupan gizi yang terpenuhi secara rutin diharapkan dapat menunjang pertumbuhan anak secara optimal dan mengurangi risiko gangguan kesehatan.
BACA JUGA:Belum Sepekan Beroperasi, Pekerja Dapur MBG OKU Selatan Ramai-Ramai Mundur
BACA JUGA:Dugaan Keracunan MBG, DPRD OKU Desak Pengawasan Lebih Ketat
Keberhasilan program ini, lanjut Indah, memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari yayasan, pemerintah daerah, pihak sekolah, hingga masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam acara peresmian turut hadir Dewan Pembina Yayasan Delima Indonesia Raya, Iwan Hermawan, ST., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas beroperasinya SPPG Gunung Tiga.
Ia menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendorong pengembangan program pemenuhan gizi di berbagai wilayah.
Iwan berharap keberadaan SPPG ini dapat menjadi model pelayanan gizi yang terintegrasi dan berkesinambungan, sehingga upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat terlaksana lebih optimal.
BACA JUGA:Bupati OKU Minta Penyajian MBG layak konsumsi
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Lakukan Monev Pembangunan IPAL di Dapur MBG
Peresmian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Sejumlah orang tua merasa terbantu dengan adanya program MBG, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
Harapannya, program ini dapat terus berlanjut dan bahkan meningkatkan kapasitas pelayanannya.
Dengan mulai beroperasinya SPPG Gunung Tiga, diharapkan langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi semakin terasa manfaatnya.
Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara yayasan, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di Kabupaten OKU Selatan.