Karhutlah di OKU, Api Melalap Lahan di Desa Terusan
Satgas Karhutla Kabupaten OKU berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas sekitar satu hektare di Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur.-ist-
Karhutlah di OKU, Api Melalap Lahan di Desa Terusan
BATURAJA, OKES.NEWS – Respons cepat Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur.
Kebakaran terdeteksi melalui sistem pemantauan SiPongi pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 13.16 WIB, yang menunjukkan munculnya titik panas (hotspot) di kawasan tersebut. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan menuju lokasi untuk melakukan ground check, pemadaman, sekaligus pendinginan.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare dengan karakteristik lahan mineral yang didominasi vegetasi semak belukar. Berkat respons cepat petugas, seluruh area yang terbakar berhasil dipadamkan sehingga api tidak sempat meluas ke kawasan lain.
Proses pemadaman dilakukan menggunakan mobil suplai air milik BPBD Kabupaten OKU, armada Damkar, serta peralatan manual yang dioperasikan personel TNI dan Polres OKU.
BACA JUGA:Ditpolairud Polda Sumsel Ungkap Penyelundupan BBM Ilegal Bernilai Strategis
Operasi penanggulangan melibatkan unsur BPBD Kabupaten OKU, Dinas Pemadam Kebakaran OKU, Kodim 0403/OKU, Polres OKU, pemerintah Kecamatan Baturaja Timur, serta Pemerintah Desa Terusan yang bekerja sama mengendalikan kebakaran hingga situasi dinyatakan aman.
Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, petugas memastikan seluruh titik api telah padam. Sementara itu, identitas pemilik lahan yang terbakar masih dalam proses penelusuran.
Pemerintah Kabupaten OKU mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap agar dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: