Tanpa Navigasi dan Lampu, Kapal Rombongan Sandiaga Uno Tersesat di Perairan Pahawang

Tanpa Navigasi dan Lampu, Kapal Rombongan Sandiaga Uno Tersesat di Perairan Pahawang

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan rombongan menyalakan lampu ponsel saat kapal yang ditumpangi rombongan ini tersesat di perairan Pahawang, Lampung.-Foto: Tangkapan Layar. -

LAMPUNG, OKES.CO.ID - Kapal yang membawa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dari Villa Andreas menuju dermaga Desa Pulau Pahawang, Pesawaran, Lampung, tersesat.

Rombongan sempat sesaat sebelum Festival Pahawang dimulai pada Sabtu 27 Agustus 2022 malam. Sandiaga Uno diagendakan membuka acara sekitar pukul 19.30 WIB.

Dari titik transit Villa Andreas menuju Dusun Jelaran, Desa Pulau Pahawang, tempat acara Festival Pahawang, bisa ditempuh dengan 2 cara. 

Jika ditempuh melalui jalur darat berjarak sekitar 2 kilometer. Jika lewat laut dengan speed boat sekitar 10 menit. 

BACA JUGA: Polri Tolak Surat Pengunduran Diri Sambo. Apa Alasannya?

Sandiaga juga mengunggah momen dirinya dan rombongan tersesat di perairan Pahawang di akun Instagram @sandiuno. Dalam akun tersebut, Sandiaga menjelaskan kapalnya tersesat karena kapal belum memiliki alat navigasi dan tak ada lampu.

"Akhirnya kami menyalakan lampu handphone, dan biar gak pada panik kami bernyanyi bersama lagu @coldplay," tulisnya pada 28 Agustus 2022.

Tidak hanya rombongan menteri, speed boat yang ditumpangi radarlampung.co.id (grup portal ini) saat akan pulang dari Festival Pahawang juga tidak memiliki lampu penerangan ataupun lampu indikator. 

BACA JUGA: Wanita 26 Tahun Jadi Bandar Judi Online, Omzet Rp3,9 Miliar per Hari

Nakhoda mengakui tidak mengalami kesulitan menyeberang tanpa petunjuk dan pencahayaan kapal. Sebab, rute yang dilalui sudah hafal.

"Nggak mas (tersesat), sudah terbiasa. Bahkan sering nganter penumpang jam 2 malam ke Villa Andreas ataupun ke Pahawang," ungkap nakhoda.

Sementara, Kabid Angkutan Andi  Akbar mewakili Kepala Dishub Pesawaran Ahmad Syafei sempat menegur nakhoda. "Diarapkan melengkapi alat navigasinya," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dishub Pesawaran Ahmad Syafei mengaku akan segera berkoordinasi dengan KSKP Panjang terkait kelengkapan navigasi di wilayah perairan Pahawang dan sekitarnya. 

BACA JUGA: Isu Kenaikan Harga Pertalite Semakin Kuat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarlampung.co.id