Sering Dikira Maag, Ternyata Bisa Jadi Kanker Lambung
Ilustrasi Kanker Lambung -shutterstock-
OKES.NEWS- Lambung merupakan salah satu organ penting dalam sistem pencernaan yang berperan dalam mengolah makanan dan membantu penyerapan nutrisi. Namun, seperti organ tubuh lainnya, lambung juga bisa terserang berbagai penyakit serius, salah satunya adalah kanker lambung.
Kanker lambung terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara ganas di dinding lambung dan membentuk tumor. Jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini dapat terus berkembang dan menyebar ke jaringan di sekitarnya maupun ke organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, penanganan yang tepat sangat dibutuhkan untuk memperlambat perkembangan penyakit dan mencegah munculnya komplikasi.
Mengapa Kanker Lambung Sulit Dideteksi Sejak Dini?
Dinding lambung tersusun atas tiga lapisan, yaitu lapisan dalam (mukosa), lapisan tengah (otot), dan lapisan luar. Umumnya, kanker bermula dari lapisan terdalam lambung. Jika tidak segera ditangani, sel kanker bisa menyebar ke lapisan lain bahkan ke organ di sekitar lambung.
Masalahnya, kanker lambung sering berkembang secara perlahan dan tanpa gejala yang jelas di awal. Pada tahap awal, keluhannya sering menyerupai sakit maag biasa, sehingga banyak orang mengabaikannya. Biasanya, gejala yang lebih serius baru muncul ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.
BACA JUGA:Deteksi Dini Kanker Payudara Bisa Sembuhkan 90% Pasien
BACA JUGA:Bahaya Merokok Setelah Makan, Ganggu Pencernaan hingga Picu Kanker
Pada tahap lanjut, penderita bisa mengalami:
Muntah darah
Buang air besar berwarna hitam atau bercampur darah
Nafsu makan menurun drastis
Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
Perut tampak membesar akibat penumpukan cairan
Pemeriksaan untuk Menegakkan Diagnosis Kanker Lambung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: