Sementara itu, Pemerintah Kabupaten OKU melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) mulai menyiapkan langkah antisipatif guna menekan lonjakan harga bahan pokok, termasuk daging sapi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten OKU, Lukmanul Hakim melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Irfan Maradona menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) OKU.
Menurut Irfan, salah satu langkah yang akan dilakukan yakni menggelar kegiatan sembako murah yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
“Dalam rangka menghadapi potensi kenaikan harga, kami telah menggelar rapat bersama TPID OKU dengan mengagendakan kegiatan sembako murah sekitar tanggal 6 dan 13 Februari,” ujarnya.
BACA JUGA:Semur Daging Sapi Manis Gurih, Resep Rumahan Empuk dan Mudah Dibuat
BACA JUGA:Cara Aman Makan Daging Kambing agar Tidak Pusing
Selain itu, Disperindagkop OKU juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional untuk memantau stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman.