Kenali Ciri-Ciri Lambung Bocor Sebelum Terlambat Ditangani

Kenali Ciri-Ciri Lambung Bocor Sebelum Terlambat Ditangani

Ilustrasi Lambung Bocor -shutterstock-

Detak jantung lebih cepat dari biasanya

Pusing atau seperti ingin pingsan

Jika kondisi ini sudah berkembang menjadi peritonitis, nyeri di perut akan terasa semakin parah, terutama saat perut disentuh atau ketika tubuh bergerak. Rasa sakit biasanya sedikit berkurang saat penderita berbaring diam. Selain itu, perut dapat tampak lebih menonjol dan terasa keras ketika ditekan.

Cara Dokter Mendiagnosis dan Mengobati Lambung Bocor

Untuk memastikan adanya kebocoran, dokter umumnya akan melakukan rontgen dada atau perut guna melihat apakah terdapat udara bebas di rongga perut. Selain itu, CT scan juga sering digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail.

Pemeriksaan darah juga diperlukan untuk:

BACA JUGA:Sering Sakit dan Mudah Lelah? Bisa Jadi Ini Tanda Daya Tahan Tubuh Perlu Diperiksa

BACA JUGA:Perut Tidak Nyaman Bukan Selalu Karena Diare, Bisa Jadi Ini Tanda Dispepsia

Mengetahui adanya tanda infeksi, seperti peningkatan sel darah putih

Mengecek kadar hemoglobin

Menilai keseimbangan elektrolit

Memeriksa kadar asam dalam darah

Menilai fungsi ginjal dan hati

Dalam sebagian besar kasus, operasi diperlukan untuk menutup lubang pada lambung dan membersihkan rongga perut dari zat-zat yang bisa memicu infeksi, seperti sisa makanan, empedu, atau kotoran. Pada kondisi tertentu yang jarang terjadi, jika lubang menutup dengan sendirinya dan kondisi pasien stabil, dokter mungkin hanya akan memberikan antibiotik tanpa tindakan operasi.

Komplikasi Serius yang Bisa Terjadi Akibat Lambung Bocor

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: