Benarkah Puasa Bisa Memperlambat Penuaan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi Puasa Bisa Memperlambat Penuaan -shutterstock-
OKES. NEWS- Puasa dikenal memiliki beragam manfaat kesehatan, salah satunya dipercaya dapat membantu memperlambat proses penuaan. Kebiasaan ini dikaitkan dengan proses detoksifikasi alami tubuh, perbaikan metabolisme, pengendalian kadar gula darah, hingga menjaga kesehatan jantung. Selain itu, pembatasan waktu makan saat puasa juga dapat membantu mengontrol berat badan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembatasan kalori yang terjadi selama puasa berpotensi berhubungan dengan umur yang lebih panjang. Hal ini membuat puasa semakin menarik untuk diteliti dari sisi kesehatan dan proses penuaan.
Perubahan Tubuh saat Berpuasa
Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan untuk sementara waktu, terjadi sejumlah penyesuaian metabolisme. Dalam kondisi normal, tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Namun saat cadangan tersebut berkurang, tubuh mulai memanfaatkan sumber energi lain.
Salah satu mekanismenya adalah glukoneogenesis, yaitu proses pembentukan glukosa dari bahan non-karbohidrat seperti asam amino. Selain itu, aktivitas metabolisme di dalam sel meningkat, termasuk proses pada mitokondria yang berperan menghasilkan energi.
BACA JUGA:Rahasia Puasa Nyaman bagi Ibu Menyusui agar ASI Tetap Lancar
BACA JUGA:Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh agar Puasa Tetap Lancar dan Sehat
Selama puasa juga terjadi peningkatan produksi senyawa tertentu yang berkaitan dengan pembentukan protein dan perbaikan fungsi sel. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh beradaptasi agar tetap bekerja secara optimal meski asupan energi terbatas.
Apakah Puasa Bisa Membantu Awet Muda?
Penelitian menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kadar beberapa antioksidan alami dalam tubuh. Antioksidan ini berperan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, yang merupakan salah satu faktor pemicu penuaan.
Seiring bertambahnya usia, beberapa komponen metabolit penting dalam tubuh biasanya menurun. Namun, saat berpuasa, kadarnya justru dapat meningkat. Kondisi ini diduga menjadi salah satu alasan puasa sering dikaitkan dengan proses penuaan yang lebih lambat.
Produksi antioksidan selama puasa juga dianggap sebagai respons tubuh terhadap stres oksidatif ringan akibat kondisi lapar. Respons ini membantu sel lebih tahan terhadap kerusakan, termasuk kerusakan yang berkaitan dengan penuaan dini.
BACA JUGA:Manfaat Minum Air Putih yang Cukup Saat Menjalani Puasa
BACA JUGA:Kenapa Tubuh Mudah Terserang Penyakit Saat Puasa? Ini Alasannya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: