Bolehkah Berbuka dengan Kolak? Ini Manfaat dan Tips Konsumsi yang Lebih Sehat
Ilustrasi Manfaat Berbuka Puasa dengan Kolak -istock-
OKES. NEWS- Setelah beberapa minggu menjalani puasa, tubuh biasanya sudah beradaptasi dengan pola makan yang berubah. Saat waktu berbuka tiba, banyak orang memilih makanan manis sebagai pembuka, dan kolak menjadi salah satu hidangan yang paling populer.
Kolak umumnya dibuat dari bahan seperti ubi, pisang, dan kolang-kaling yang dimasak bersama santan serta gula. Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, Kolak sebenarnya cukup aman dan bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, yang perlu diperhatikan adalah jumlah gula tambahan dan makanan manis lain yang dikonsumsi bersamaan agar tidak berlebihan.
Mengonsumsi makanan manis saat berbuka memang dapat membantu mengembalikan energi dengan cepat. Meski begitu, asupan gula yang terlalu banyak dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan drastis, sehingga tubuh bisa terasa lemas dan tidak nyaman.
Manfaat Berbuka Puasa dengan Kolak
Selama dikonsumsi secukupnya, kolak dapat memberikan beberapa manfaat berikut:
BACA JUGA:Resep Kolak Ubi Anti Gagal, Takjil Klasik dengan Manfaat Kesehatan
BACA JUGA:Resep Kolak Biji Salak Legit dengan Kuah Santan Gurih Untuk Buka Puasa
1. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Ubi yang sering digunakan dalam kolak mengandung vitamin B6 yang berperan dalam menurunkan kadar homosistein, yaitu senyawa yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung.
2. Sumber Vitamin C
Kolak juga mengandung vitamin C yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, membantu pembentukan tulang dan gigi, serta mendukung kesehatan pencernaan. Kandungan zat besinya turut membantu produksi sel darah.
3. Membantu Meredakan Stres
Magnesium dalam ubi dapat membantu tubuh lebih rileks, sehingga bermanfaat untuk mengurangi stres serta mendukung kesehatan saraf dan otot.
Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Berbuka
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: