Lebaran Tetap Sehat Tanpa Khawatir Berat Badan Naik
Ilustrasi Lebaran Tetap Sehat Tanpa Khawatir Berat Badan Naik -freepik-
OKES.NEWS- Hari Lebaran tinggal menghitung hari. Setelah sebulan penuh berpuasa, momen kemenangan ini tentu identik dengan berbagai hidangan khas seperti opor, rendang, dan sambal goreng. Menu-menu tersebut memang selalu hadir setiap tahun dan sulit dilewatkan karena rasanya yang menggoda.
Namun, karena sebagian besar diolah dengan santan dan bahan berlemak, konsumsi berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan, kolesterol, hingga tekanan darah. Padahal, dengan sedikit pengaturan, kamu tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan.
Kendalikan rasa “lapar mata”
Setelah kembali ke pola makan normal, keinginan mencoba semua hidangan sering kali sulit ditahan. Padahal, makan berlebihan bisa meningkatkan risiko kegemukan dan gangguan kesehatan lainnya.
Cobalah mengingat bahwa tujuan utama Lebaran adalah bersilaturahmi. Nikmati makanan secukupnya, bukan sebagai ajang mencicipi semuanya sekaligus.
BACA JUGA:Cara Bijak Mengatur Pola Makan Saat Lebaran
BACA JUGA:Perut Mulai Terasa Penuh? Ini Olahraga yang Cocok Setelah Lebaran
Cara mengatur pola makan saat Lebaran
1. Batasi kuah santan
Kamu tetap boleh menikmati opor atau gulai, tetapi kurangi kuah santannya. Cara ini membantu menekan asupan lemak tanpa harus menghindari makanan favorit.
2. Berhenti saat sudah kenyang
Tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan kembali pola makan setelah berpuasa. Karena itu, jangan memaksakan makan ketika perut sudah terasa cukup.
Ambil porsi secukupnya dan simpan keinginan mencoba menu lain untuk waktu makan berikutnya.
3. Kurangi bagian makanan berlemak
Beberapa hidangan Lebaran mengandung lemak tinggi, terutama dari kulit ayam, jerohan, atau bagian daging tertentu. Pilih potongan yang lebih rendah lemak dan batasi konsumsi menu yang digoreng atau bersantan pekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: